Skip to main content

Lunarsol Furniture

Furniture custom tidak selalu dibuat hanya untuk memenuhi kebutuhan fungsi.

Dalam beberapa proyek, furniture juga perlu mendukung identitas visual sebuah area. Meja bar menjadi salah satu contoh produk yang dapat menggabungkan fungsi, ukuran, tampilan, dan elemen branding dalam satu desain.

Salah satu pengerjaan yang menjadi contoh adalah meja bar custom berukuran 180 x 60 x 100 cm.

Produk ini menggunakan plywood dengan finishing HPL dan dilengkapi elemen branding berupa stiker DIESEL.

Spesifikasi tersebut membuat proyek memiliki dua kebutuhan yang perlu berjalan bersama.

Pertama, meja harus tetap berfungsi sebagai furniture dengan ukuran dan konstruksi yang sesuai. Kedua, elemen branding harus dapat ditempatkan pada produk tanpa menghilangkan karakter desain meja.

Β 

Case study ini membahas bagaimana kebutuhan tersebut diterjemahkan mulai dari proses awal, desain, produksi, quality control, sampai pengiriman.

meja bar custom 180 x 60 x 100 cm dengan branding DIESEL
Meja bar custom berukuran 180 Γ— 60 Γ— 100 cm dengan finishing merah dan elemen branding DIESEL.

Detail Spesifikasi Produk

Komponen

Spesifikasi

Produk

Meja Bar Custom

Ukuran

180 x 60 x 100 cm

Material

Plywood

Finishing

HPL

Branding

Stiker DIESEL

Ukuran 180 x 60 x 100 cm menjadi dasar perancangan bentuk meja, sementara plywood dan HPL membentuk struktur dan karakter visual produk.

Β 

Stiker DIESEL menjadi elemen branding yang melengkapi tampilan akhir.

detail branding DIESEL pada meja bar custom
Detail elemen branding yang diaplikasikan pada bidang depan meja bar custom sebagai bagian dari tampilan akhir produk.

Karena branding merupakan bagian dari produk, penempatannya perlu diperhatikan sejak proses desain.

Β 


Β 

Dari Kebutuhan hingga Spesifikasi Proyek

Memahami Fungsi Meja Bar

Proses dimulai dengan inquiry mengenai meja bar yang dibutuhkan.

Informasi ukuran menjadi salah satu data utama, yaitu 180 x 60 x 100 cm.

Selain ukuran, material plywood, finishing HPL, dan kebutuhan branding juga menjadi bagian dari pembahasan.

Pada tahap awal, tujuan utamanya adalah memastikan bahwa furniture yang akan dibuat tidak hanya sesuai ukuran, tetapi juga mampu memenuhi fungsi dan karakter visual yang diinginkan.

Β 


Β 

Menentukan Detail Branding Sejak Awal

Ketika sebuah furniture memiliki elemen branding, detail tersebut sebaiknya sudah masuk dalam pembahasan sejak awal.

Branding tidak berdiri sendiri. Ukuran meja, bidang permukaan, finishing, dan posisi visual semuanya dapat memengaruhi bagaimana elemen tersebut akhirnya terlihat.

Karena itu, kebutuhan branding menjadi bagian yang perlu dipertimbangkan bersama dengan desain furniture.

Β 

Setelah ruang lingkup pekerjaan cukup jelas, dilakukan perhitungan biaya dan penyusunan penawaran.

konsultasi kebutuhan meja bar custom dengan branding
Ukuran, material, finishing, dan kebutuhan branding dibahas sejak awal agar furniture dan identitas visual dapat dikembangkan sebagai satu desain.

Penawaran hingga Kesepakatan

Biaya dihitung berdasarkan ukuran, plywood, finishing HPL, konstruksi meja, dan kebutuhan branding.

Hasil perhitungan kemudian dituangkan dalam penawaran.

Setelah penawaran disepakati, data proyek diproses ke tahap order dan desain.

Β 


Β 

Desain Menjadi Penghubung antara Furniture dan Branding

Pengembangan Desain

Setelah pesanan diproses, desain dikembangkan berdasarkan spesifikasi.

Ukuran 180 x 60 x 100 cm diterjemahkan ke dalam bentuk meja bar yang proporsional.

Selain bentuk utama, desain juga memperhatikan area yang nantinya menjadi tempat elemen branding.

Hal ini penting karena desain furniture dan branding perlu terlihat sebagai satu kesatuan.

Branding yang ditempatkan tanpa mempertimbangkan bidang meja dapat terlihat tidak proporsional. Sebaliknya, ketika penempatannya diperhitungkan sejak awal, elemen tersebut dapat lebih menyatu dengan desain.

Β 


Β 

Preview dan Revisi

Preview desain diberikan kepada customer untuk diperiksa.

Tahap ini menjadi kesempatan untuk memastikan bentuk meja, ukuran, finishing, dan area branding telah sesuai.

Apabila terdapat penyesuaian, revisi dilakukan sebelum desain difinalisasi.

Β 

Dengan demikian, keputusan mengenai furniture dan elemen branding dapat diselesaikan sebelum produksi dimulai.

desain meja bar custom 180 x 60 x 100 cm dengan branding
Preview desain membantu memastikan proporsi meja, finishing, dan area branding sebelum produksi dimulai.

Approval Desain Akhir

Setelah rancangan disepakati, desain mendapatkan approval akhir.

Desain tersebut kemudian menjadi acuan untuk proses produksi.

Pada tahap ini, spesifikasi ukuran dan tampilan sudah memiliki referensi yang lebih jelas sehingga dapat diteruskan ke pekerjaan fisik.

Β 


Β 

Dari Plywood Menjadi Meja Bar

Proses Produksi

Setelah desain disetujui, plywood diproses sesuai ukuran dan rancangan.

Komponen meja kemudian dikerjakan dan dirakit berdasarkan desain yang telah disepakati.

Finishing HPL diterapkan untuk membentuk tampilan permukaan sesuai spesifikasi.

Β 

Ukuran 180 x 60 x 100 cm perlu dijaga agar proporsi akhir sesuai dengan rancangan yang telah disetujui.

Proses Produksi Meja Bar Custom di Pabrik
Meja bar custom dikerjakan di area produksi sebelum memasuki tahap finalisasi dan pemasangan elemen branding.

Persiapan Area Branding

Selain struktur dan finishing, area yang akan membawa elemen branding juga perlu dipersiapkan.

Karena branding menjadi bagian dari tampilan akhir, permukaan tempat branding perlu berada dalam kondisi yang sesuai sebelum elemen tersebut diaplikasikan.

Di sinilah hubungan antara proses produksi dan pekerjaan visual menjadi penting.

Β 

Furniture harus selesai dengan kondisi yang mendukung hasil branding yang rapi.

finishing merah meja bar custom sebelum pemasangan branding
Body meja bar telah selesai dengan finishing merah sebelum elemen branding diaplikasikan pada bidang yang telah dipersiapkan.

Pemasangan Elemen Branding

Setelah furniture siap, elemen branding berupa stiker DIESEL ditempatkan sesuai rancangan.

Branding menjadi salah satu detail akhir yang dapat mengubah karakter visual meja.

Karena itu, keselarasan antara stiker dengan bidang meja perlu diperhatikan agar tampilan produk tetap proporsional.

Β 

Pada furniture custom, detail seperti ini menunjukkan bahwa produk dapat dibuat tidak hanya berdasarkan fungsi, tetapi juga berdasarkan kebutuhan identitas visual.

elemen branding DIESEL untuk meja bar custom
Elemen branding dipersiapkan sebagai bagian dari proses visual sebelum dipasang pada bidang meja bar custom.

Monitoring Proses

Selama produksi berlangsung, progres proyek dapat diinformasikan kepada customer.

Update membantu menjaga komunikasi dan memberikan gambaran mengenai perkembangan pengerjaan.

Untuk furniture yang memiliki detail visual khusus seperti branding, komunikasi progres juga dapat membantu memastikan arah pengerjaan tetap sesuai kebutuhan.

Β 


Β 

Penyelesaian dan Quality Control

Penyelesaian Produksi

Setelah seluruh pekerjaan selesai, meja masuk ke tahap finalisasi.

Produk kemudian dipersiapkan untuk dipindahkan ke gudang sebelum pemeriksaan kualitas dan pengiriman.

Β 


Β 

Quality Control

QC dilakukan dengan membandingkan kondisi produk dengan spesifikasi yang telah disetujui.

Pada meja bar ini, pemeriksaan dapat mencakup:

Ukuran

Memastikan dimensi sesuai dengan:

180 x 60 x 100 cm.

Material

Memastikan material utama menggunakan plywood.

Finishing

Kondisi finishing HPL diperiksa sebelum produk dikirim.

Kondisi Branding

Elemen stiker DIESEL diperiksa dari sisi keberadaan, posisi, dan kondisi visualnya.

Kondisi Keseluruhan

Produk diperiksa untuk memastikan kondisi fisiknya sesuai sebelum keluar dari gudang.

Pemeriksaan tersebut membantu memastikan bahwa detail yang diminta sejak awal tetap hadir pada produk akhir.

Β 


Β 

Persiapan Barang dan Pengiriman

Produk Dinyatakan Ready

Setelah melewati QC, produk dicatat sebagai barang ready.

Customer kemudian diinformasikan mengenai kesiapan produk untuk memasuki proses pengiriman.

Β 


Β 

Pengaturan Pengiriman

Pengiriman dipersiapkan berdasarkan ukuran produk dan kondisi lokasi tujuan.

Β 

Meja dengan panjang 180 cm tetap membutuhkan penanganan yang baik agar finishing dan elemen branding tetap terjaga selama proses distribusi.

packing dan persiapan pengiriman meja bar custom
Meja bar custom dipersiapkan dan dilindungi sebelum dipindahkan ke lokasi pemasangan customer.

Pengiriman ke Lokasi Customer

Setelah jadwal dan kebutuhan pengiriman dipersiapkan, meja dikirim ke lokasi customer.

Β 

Dengan demikian, perjalanan produk dari inquiry sampai pengiriman telah selesai.

meja bar custom DIESEL saat instalasi di lokasi customer
Meja bar custom dibawa ke lokasi customer dan dipersiapkan untuk digunakan sebagai bagian dari area brand activation.

Apa yang Menjadi Fokus Utama Proyek Ini?

Berbeda dari meja meeting yang lebih berfokus pada kebutuhan kerja atau integrasi power outlet, case ini mempunyai titik perhatian pada hubungan antara furniture dan branding.

Meja bar tidak hanya perlu dibuat dengan ukuran yang tepat.

Produk juga perlu menjadi media yang membawa identitas visual melalui elemen branding.

Karena itu, proses custom pada proyek ini mencakup dua sisi:

fungsi furniture dan kebutuhan visual/branding.

Keduanya harus dipertimbangkan sejak desain agar dapat menghasilkan produk yang terlihat sebagai satu kesatuan.

Β 


Β 

Mengapa Branding Sebaiknya Direncanakan Bersama Furniture?

Menambahkan branding setelah furniture selesai memang terlihat sederhana.

Namun untuk mendapatkan hasil yang proporsional, area branding sebaiknya sudah dipertimbangkan sejak desain.

Ukuran bidang, posisi visual, warna finishing, dan bentuk meja semuanya dapat memengaruhi bagaimana branding terlihat.

Dengan merencanakannya sejak awal, furniture dan branding dapat dikembangkan sebagai satu desain.

Β 

Hal ini terutama relevan untuk meja bar, display, counter, reception furniture, dan berbagai produk custom yang mempunyai fungsi visual selain fungsi utama.

meja bar branding DIESEL saat digunakan dalam event
Meja bar custom digunakan sebagai bagian dari area aktivitas dan branding setelah proses produksi dan pemasangan selesai.

Pelajaran dari Case Study Ini

Ada beberapa hal yang dapat dipelajari dari pengerjaan meja bar ini.

Furniture Custom Dapat Mendukung Branding

Meja dapat dirancang bukan hanya sebagai furniture, tetapi juga sebagai bagian dari identitas visual suatu area.

Branding Perlu Diperhitungkan Sejak Desain

Posisi dan bidang tempat branding menjadi bagian dari rancangan sebelum produksi.

QC Tidak Hanya Memeriksa Struktur

Pada produk dengan elemen visual khusus, pemeriksaan juga perlu memperhatikan detail branding dan tampilan akhir.

Spesifikasi Harus Konsisten

Ukuran, material, finishing, dan branding perlu tetap konsisten dari inquiry hingga produk dikirim.

Β 


Β 

Kesimpulan

Meja bar custom berukuran 180 x 60 x 100 cm ini menggunakan plywood dengan finishing HPL dan dilengkapi elemen branding berupa stiker DIESEL.

Case study ini menunjukkan bahwa furniture custom dapat dirancang untuk menggabungkan kebutuhan fungsi dengan identitas visual.

Proses dimulai dari inquiry dan penentuan spesifikasi, kemudian dilanjutkan dengan perhitungan, penawaran, desain, preview, approval, produksi, pemasangan branding, monitoring, QC, hingga pengiriman.

Yang menjadi perhatian utama adalah bagaimana elemen branding tidak diperlakukan sebagai tambahan yang terpisah, tetapi dipertimbangkan bersama dengan desain furniture.

Bagi perusahaan yang membutuhkan meja bar, counter, display, atau furniture custom dengan elemen branding, pendekatan seperti ini dapat membantu menghasilkan produk yang lebih sesuai dengan kebutuhan fungsi sekaligus tampilan visual.

Β 

Membutuhkan meja bar custom dengan ukuran, material, finishing, atau kebutuhan branding tertentu? Konsultasikan spesifikasi proyek Anda agar dapat dirancang dan diproses dari tahap awal hingga pengiriman.