Skip to main content

Lunarsol Furniture

Ketika Furniture Tidak Hanya Digunakan untuk Menyimpan Barang

Furniture kantor terus berkembang mengikuti kebutuhan pengguna. Pembahasan mengenai kategori dan fungsi office furniture tersedia dalam Panduan Lengkap Office Furniture di Indonesia.

Selain meja dan storage, terdapat kebutuhan untuk menyimpan perangkat sekaligus menyediakan fasilitas pengisian daya. Smartphone, perangkat kerja, maupun perangkat elektronik lain membutuhkan tempat yang aman dan mudah diakses ketika sedang diisi.

Kebutuhan seperti ini tidak selalu dapat diselesaikan dengan rak atau stop kontak biasa.

Dalam salah satu proyek custom, kebutuhan tersebut diterjemahkan menjadi sebuah charging station berukuran 63 × 39 × 146 cm. Alur proyek custom dari kebutuhan hingga pengiriman dapat dilihat pada 18 Tahap Proses Furniture Custom dari Kebutuhan hingga Pengiriman.

Produk menggunakan plywood dengan finishing HPL, dilengkapi beberapa kompartemen, pintu acrylic transparan, serta colokan pada masing-masing kompartemen.

Dari sisi tampilan, produk terlihat seperti sebuah storage cabinet yang berdiri sendiri. Namun di balik bentuk tersebut terdapat kombinasi antara ruang penyimpanan dan kebutuhan charging yang membuat desainnya berbeda dari cabinet biasa.

charging station custom 63 x 39 x 146 cm dengan pintu acrylic
Charging station custom dengan plywood, finishing HPL, pintu acrylic transparan, dan beberapa kompartemen dengan akses colokan.

Detail Spesifikasi Charging Station

Komponen

Spesifikasi

Produk

Charging Station Custom

Ukuran

63 × 39 × 146 cm

Material

Plywood / Multiplex

Finishing

HPL

Pintu

Acrylic transparan

Kompartemen

Beberapa ruang dengan ukuran berbeda

Fitur

Colokan pada setiap kompartemen

Dari blueprint terlihat bahwa pembagian ruang di dalam charging station tidak dibuat seragam.

Terdapat kompartemen berukuran lebih besar dan beberapa ruang berukuran lebih kecil. Konfigurasi tersebut kemudian diwujudkan pada produk jadi seperti terlihat pada foto.

Karena itu, desain tidak hanya menentukan ukuran luar furniture, tetapi juga mengatur bagaimana ruang di dalamnya dapat digunakan.

 


 

Memulai dari Kebutuhan Charging

Seperti proyek custom lainnya, pengerjaan dimulai dari kebutuhan.

Dalam case ini, kebutuhan utamanya bukan sekadar membuat sebuah cabinet berukuran 63 × 39 × 146 cm.

Furniture harus mempunyai beberapa ruang penyimpanan yang dapat digunakan untuk charging perangkat. Karena setiap ruang memiliki akses colokan, pembagian bagian dalam menjadi hal penting sejak tahap awal.

Dari sini kebutuhan mulai berkembang menjadi spesifikasi yang lebih jelas.

Ukuran ditentukan.

Material ditentukan.

Finishing ditentukan.

Pintu acrylic dipilih.

Dan kebutuhan colokan pada setiap ruang dimasukkan ke dalam rancangan.

Dengan demikian, produk mulai mempunyai arah yang jelas sebelum masuk ke tahap produksi.

 


 

Dari Kebutuhan Menjadi Blueprint

Desain Menentukan Cara Furniture Digunakan

Blueprint menjadi penghubung antara kebutuhan awal dan produk yang akan dibuat.

Pada rancangan terlihat ukuran keseluruhan sekitar 630 mm × 390 mm × 1460 mm, yang kemudian direpresentasikan sebagai produk berukuran 63 × 39 × 146 cm.

Bagian depan dibagi menjadi dua kolom dengan konfigurasi ruang yang berbeda.

Ada kompartemen yang lebih besar dan ada yang lebih kecil.

Pembagian ini kemudian dipadukan dengan pintu acrylic transparan.

 

Yang menarik, desain juga memperlihatkan bagian atas dan bagian bawah yang mempunyai bentuk tersendiri, sehingga charging station tidak tampil seperti box sederhana.

blueprint charging station custom dengan beberapa kompartemen
Blueprint menunjukkan ukuran keseluruhan, pembagian kompartemen, pintu acrylic, serta struktur bagian atas dan base charging station.

Pintu Acrylic Menjadi Bagian dari Karakter Produk

Penggunaan acrylic transparan memberikan karakter yang cukup berbeda.

Ketika pintu tertutup, isi kompartemen masih dapat terlihat. Hal ini membantu membedakan produk dari locker atau cabinet dengan pintu opaque.

Namun acrylic juga membutuhkan perhatian tersendiri pada tahap produksi dan handling.

Ukuran pintu harus mengikuti kompartemennya, sedangkan kondisi permukaannya perlu dijaga agar tetap baik sampai produk selesai.

 

Karena itu, material pintu bukan sekadar pilihan tampilan, tetapi menjadi bagian dari desain produk secara keseluruhan.

desain charging station custom dengan pintu acrylic transparan
Desain menunjukkan konfigurasi kompartemen, pintu acrylic transparan, struktur luar, dan base charging station.

Colokan Tidak Ditambahkan di Akhir

Salah satu karakter utama charging station ini adalah adanya colokan pada setiap kompartemen.

Fitur tersebut perlu diketahui sejak awal karena berhubungan langsung dengan pembagian ruang di dalam cabinet.

Jika setiap kompartemen mempunyai fungsi charging, maka posisi colokan harus direncanakan bersama dengan struktur ruang.

Dengan cara tersebut, kebutuhan charging menjadi bagian dari produk, bukan sekadar aksesori yang dipasang setelah cabinet selesai dibuat.

Foto hasil jadi menunjukkan bahwa outlet ditempatkan pada bagian belakang masing-masing kompartemen.

Di bagian bawah juga terlihat jalur kabel yang menjadi penghubung ke sumber listrik.

 

Detail seperti ini menunjukkan bahwa sebuah charging station memiliki kebutuhan yang berbeda dari storage cabinet biasa.

colokan pada setiap kompartemen charging station custom
Setiap kompartemen memiliki akses colokan, dengan jalur kabel yang terhubung ke sumber listrik pada bagian bawah produk.

Dari Blueprint ke Proses Produksi

Setelah desain disepakati, proses produksi dimulai.

Plywood diproses menjadi panel-panel yang membentuk body charging station.

Setiap bagian harus mengikuti rancangan karena di dalamnya terdapat beberapa ukuran ruang yang berbeda.

Pembagian kompartemen kemudian dibentuk sesuai desain.

 

Pada tahap ini, ukuran luar dan ukuran bagian dalam harus tetap saling berhubungan. Pintu acrylic harus sesuai dengan ruangnya, sementara posisi outlet harus dapat ditempatkan pada area yang telah direncanakan.

exploded view charging station custom dengan kompartemen dan pintu acrylic
Exploded view memperlihatkan komponen utama charging station seperti body, panel, pintu acrylic, engsel, stop kontak, kunci, rak, dan base.

Finishing HPL

Setelah panel selesai diproses, finishing dilakukan menggunakan HPL.

Pada charging station ini, HPL menjadi bagian penting dari tampilan keseluruhan produk.

Permukaan body yang terlihat pada foto menunjukkan karakter finishing yang cukup berbeda antara bagian utama dan bagian base.

Yang menjadi penting dalam proses custom bukan hanya jenis finishingnya, tetapi memastikan finishing tersebut diterapkan sesuai rancangan dan tetap konsisten pada bagian-bagian produk yang terlihat.

 


 

Merakit Sebuah Charging Station, Bukan Sekadar Cabinet

Setelah panel dan finishing selesai, seluruh komponen mulai membentuk produk.

Kompartemen disusun.

Pintu acrylic dipasang.

Outlet ditempatkan pada ruang masing-masing.

Kemudian bagian atas dan base diselesaikan mengikuti bentuk yang telah dirancang.

 

Pada titik ini, blueprint mulai terlihat sebagai furniture fisik.

360 derajat charging station custom dengan pintu acrylic
Visual 360° memperlihatkan bentuk charging station dari berbagai sudut, termasuk struktur samping, belakang, base, dan konfigurasi kompartemen.

Inilah salah satu bagian menarik dari proses custom furniture: gambar kerja yang pada awalnya hanya berupa garis, ukuran, dan pembagian ruang akhirnya diterjemahkan menjadi produk yang dapat digunakan.

 


 

Pemeriksaan Sebelum Produk Dikirim

Setelah proses produksi selesai, charging station tidak langsung dianggap selesai.

Produk perlu diperiksa kembali terhadap spesifikasi yang menjadi dasar pengerjaan.

Untuk case ini, perhatian dapat diberikan pada beberapa hal.

Ukuran keseluruhan

Memastikan dimensi sesuai dengan 63 × 39 × 146 cm.

Struktur dan kompartemen

Pembagian ruang perlu sesuai dengan rancangan.

Finishing

Permukaan HPL diperiksa secara visual.

Pintu acrylic

Kondisi dan pemasangan pintu diperiksa.

Colokan

Setiap kompartemen perlu memiliki colokan sesuai kebutuhan produk.

Kabel dan kelengkapan

Bagian kelistrikan yang terlihat dan komponen terkait perlu diperiksa sebelum barang dikirim.

Kondisi keseluruhan

Produk diperiksa dari sisi visual dan fisik sebelum memasuki proses distribusi.

Di sinilah quality control furniture custom mempunyai peran penting.

 

Produk tidak hanya dibandingkan dengan gambar secara visual, tetapi juga dengan spesifikasi yang telah menjadi dasar proyek.

quality control charging station custom dengan pintu acrylic
QC memeriksa dimensi, kompartemen, finishing HPL, pintu acrylic, outlet, jalur kabel, dan kondisi keseluruhan sebelum produk dikirim.

Mengapa QC pada Charging Station Berbeda dari Cabinet Biasa?

Pada cabinet penyimpanan biasa, fokus pemeriksaan dapat lebih banyak berada pada:

ukuran + struktur + pintu + finishing.

Pada charging station, terdapat tambahan:

kompartemen + outlet + jalur kabel + fungsi charging.

Karena itu, titik pemeriksaannya menjadi lebih banyak.

Misalnya sebuah pintu terlihat terpasang dengan baik, tetapi outlet pada kompartemen tidak sesuai posisi. Atau body terlihat rapi, tetapi ada komponen yang belum lengkap.

Dengan demikian, QC perlu melihat keseluruhan fungsi produk, bukan hanya tampilannya.

 


 

Dari Produk Ready ke Lokasi

Setelah produk dinyatakan siap, charging station dipersiapkan untuk pengiriman.

Pintu acrylic menjadi salah satu bagian yang perlu mendapatkan perhatian selama handling karena merupakan material yang berbeda dari body utama.

Demikian juga permukaan HPL perlu dijaga selama proses pemindahan.

Karena produk memiliki bentuk yang tinggi dan relatif ramping, proses handling perlu dilakukan dengan baik agar kondisinya tetap terjaga sampai lokasi.

 

Setelah jadwal dan pengiriman dipersiapkan, produk dikirimkan ke customer.

charging station custom 63 x 39 x 146 cm dengan pintu acrylic

Apa yang Menjadi Karakter Utama Proyek Ini?

Case charging station ini menarik karena memperlihatkan bahwa furniture custom dapat menggabungkan beberapa kebutuhan sekaligus.

Bentuk luarnya adalah sebuah cabinet.

Di dalamnya terdapat beberapa ruang penyimpanan.

Setiap ruang memiliki akses charging.

Pintunya menggunakan acrylic transparan.

Body menggunakan plywood dengan finishing HPL.

Dengan kata lain, produk bukan hanya sebuah tempat menyimpan perangkat.

Ia merupakan furniture yang dirancang untuk mendukung aktivitas charging sekaligus penyimpanan secara lebih terorganisasi.

 


 

Ketika Ukuran dan Konfigurasi Harus Bekerja Bersama

Ukuran 63 × 39 × 146 cm memberikan batas luar produk.

Namun fungsi sebenarnya ditentukan oleh apa yang terjadi di dalam ukuran tersebut.

Kompartemen perlu dibagi.

Pintu perlu mengikuti ukuran masing-masing ruang.

Outlet perlu ditempatkan pada posisi yang sesuai.

Dan seluruh elemen harus tetap berada dalam satu konstruksi yang rapi.

Di sinilah customisasi memberikan fleksibilitas.

Produk tidak harus mengikuti pola locker yang sama persis. Konfigurasi internal dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan yang ingin dicapai.

 


 

Dari Blueprint ke Produk Jadi

Salah satu nilai menarik dari case study ini adalah hubungan antara blueprint dan hasil produksi.

Pada blueprint, kita melihat:

ukuran keseluruhan → pembagian ruang → pintu acrylic → struktur → detail bagian atas dan base.

Pada foto produk jadi, elemen-elemen tersebut kemudian terlihat secara nyata.

Hal ini menjadi bagian penting dari proses furniture custom.

Desain bukan hanya digunakan untuk menghasilkan gambar yang menarik. Desain menjadi dasar agar kebutuhan yang telah dibahas dapat diterjemahkan menjadi sesuatu yang benar-benar dapat diproduksi dan digunakan.

 


 

Apa yang Bisa Dipelajari dari Proyek Ini?

Case study ini menunjukkan bahwa furniture custom dapat dikembangkan berdasarkan fungsi spesifik, bukan hanya ukuran.

Pada charging station ini, beberapa kebutuhan harus berjalan bersama:

Penyimpanan
Perangkat memiliki ruang tersendiri.

Charging
Setiap kompartemen memiliki akses colokan.

Visibilitas
Pintu acrylic membuat isi ruang tetap terlihat.

Organisasi
Beberapa ukuran kompartemen dibuat untuk mendukung konfigurasi produk.

Tampilan
Plywood dan HPL membentuk karakter furniture secara keseluruhan.

Ketika kebutuhan tersebut dipadukan sejak tahap desain, hasil akhirnya dapat lebih sesuai dengan tujuan penggunaan.

 


 

Kesimpulan

Charging station custom ini memiliki ukuran 63 × 39 × 146 cm, menggunakan plywood dengan finishing HPL, serta dilengkapi pintu acrylic transparan.

Produk memiliki beberapa kompartemen dengan ukuran berbeda dan setiap kompartemen dilengkapi akses colokan untuk charging.

Yang membuat proyek ini menarik bukan hanya bentuknya, tetapi bagaimana beberapa fungsi digabungkan menjadi satu furniture.

Kebutuhan penyimpanan diterjemahkan menjadi pembagian kompartemen. Kebutuhan charging kemudian dimasukkan ke dalam rancangan. Pintu acrylic menjadi bagian dari desain. Seluruhnya kemudian diproduksi, diperiksa melalui quality control, dan dipersiapkan untuk pengiriman.

Case study ini memperlihatkan bahwa furniture custom bukan sekadar membuat produk dengan ukuran berbeda.

Custom furniture juga dapat digunakan ketika sebuah kebutuhan membutuhkan kombinasi fungsi, konfigurasi ruang, material, finishing, dan fitur yang tidak dapat langsung ditemukan dalam produk standar.

Bagi perusahaan yang membutuhkan charging station kantor, locker charging, atau furniture penyimpanan perangkat dengan konfigurasi khusus, pendekatan custom memberikan ruang untuk mengembangkan produk berdasarkan kebutuhan penggunaan.

 

Membutuhkan charging station custom dengan ukuran, jumlah kompartemen, material, pintu, atau konfigurasi charging tertentu? Konsultasikan kebutuhan proyek Anda agar dapat diterjemahkan ke dalam desain yang siap diproduksi.